<< Rujukan >>




sumber daripada internet..

Bukti-bukti Kesejarahan


Al-Quran Al-Karim turun dalam masa sekitar 22 tahun atau tepatnya, menurut sementara ulama, dua puluh dua tahun, dua bulan dan dua puluh dua hari.


Ada beberapa faktor yang terlebih dahulu harus dikemukakan dalam rangka pembicaraan kita ini, yang merupakan faktor-faktor pendukung bagi pembuktian otentisitas Al-Quran.


(1) Masyarakat Arab, yang hidup pada masa turunnya Al-Quran, adalah masyarakat yang tidak mengenal baca tulis. Karena itu, satu-satunya andalan mereka adalah hafalan. Dalam hal hafalan, orang Arab --bahkan sampai kini-- dikenal sangat kuat.


(2) Masyarakat Arab --khususnya pada masa turunnya Al-Quran-- dikenal sebagai masyarakat sederhana dan bersahaja: Kesederhanaan ini, menjadikan mereka memiliki waktu luang yang cukup, disamping menambah ketajaman pikiran dan hafalan.


(3) Masyarakat Arab sangat gandrung lagi membanggakan kesusastraan; mereka bahkan melakukan perlombaan-perlombaan dalam bidang ini pada waktu-waktu tertentu.


(4) Al-Quran mencapai tingkat tertinggi dari segi keindahan bahasanya dan sangat mengagumkan bukan saja bagi orang-orang mukmin, tetapi juga orang kafir. Berbagai riwayat menyatakan bahwa tokoh-tokoh kaum musyrik seringkali secara sembunyi-sembunyi berupaya mendengarkan ayat-ayat Al-Quran yang dibaca oleh kaum Muslim. Kaum Muslim, disamping mengagumi keindahan bahasa Al-Quran, juga mengagumi kandungannya, serta meyakini bahwa ayat-ayat Al-Quran adalah petunjuk kebahagiaan dunia dan akhirat.


(5) Al-Quran, demikian pula Rasul saw., menganjurkan kepada kaum Muslim untuk memperbanyak membaca dan mempelajari Al-Quran dan anjuran tersebut mendapat sambutan yang hangat.


(6) Ayat-ayat Al-Quran turun berdialog dengan mereka, mengomentari keadaan dan peristiwa-peristiwa yang mereka alami, bahkan menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Disamping itu, ayat-ayat Al-Quran turun sedikit demi sedikit. Hal itu lebih mempermudah pencernaan maknanya dan proses penghafalannya.


(7) Dalam Al-Quran, demikian pula hadis-hadis Nabi, ditemukan petunjuk-petunjuk yang mendorong para sahabatnya untuk selalu bersikap teliti dan hati-hati dalam menyampaikan berita --lebih-lebih kalau berita tersebut merupakan Firman-firman Allah atau sabda Rasul-Nya.


Faktor-faktor di atas menjadi penunjang terpelihara dan dihafalkannya ayat-ayat Al-Quran. Itulah sebabnya, banyak riwayat sejarah yang menginformasikan bahwa terdapat ratusan sahabat Nabi saw. yang menghafalkan Al-Quran. Bahkan dalam peperangan Yamamah, yang terjadi beberapa saat setelah wafatnya Rasul saw., telah gugur tidak kurang dari tujuh puluh orang penghafal Al-Quran.4


Walaupun Nabi saw. dan para sahabat menghafal ayat-ayat Al-Quran, namun guna menjamin terpeliharanya wahyu-wahyu Ilahi itu, beliau tidak hanya mengandalkan hafalan, tetapi juga tulisan. Sejarah menginformasikan bahwa setiap ada ayat yang turun, Nabi saw. lalu memanggil sahabat-sahabat yang dikenal pandai menulis, untuk menuliskan ayat-ayat yang baru saja diterimanya, sambil menyampaikan tempat dan urutan setiap ayat dalam surahnya. Ayat-ayat tersebut mereka tulis dalam pelepah kurma, batu, kulit-kulit atau tulang-tulang binatang. Sebagian sahabat ada juga yang menuliskan ayat-ayat tersebut secara pribadi, namun karena keterbatasan alat tulis dan kemampuan maka tidak banyak yang melakukannya disamping kemungkinan besar tidak mencakup seluruh ayat Al-Quran. Kepingan naskah tulisan yang diperintahkan oleh Rasul itu, baru dihimpun dalam bentuk "kitab" pada masa pemerintahan Khalifah Abu Bakar r.a.


baca lagi...di sini..














مباحث في علوم القران

http://1.bp.blogspot.com/_iNdumiuZMgk/S1TlOT6915I/AAAAAAAAACs/oQ7dhAtYE_E/s320/DSC01347.JPG






مباحث في علوم القران
الدكتور محمود لطفي محمدجاد
الستاد المساعر
(1417) ْه – 1996 م


جامعة الاسلامية الحكومية بقدح









Penjelasan Ilmu – ilmu Al – Quran


http://3.bp.blogspot.com/_iNdumiuZMgk/S1TjzRFXfGI/AAAAAAAAACk/4nDbVS4xYuI/s320/DSC01345.JPG




Penjelasan Ilmu – ilmu Al – Quran


Pengarang : Sheikh Muhammad Ali As – Shabani
Terjemahan : M .S HAFID MASYHARI
Nama buku asal : AL – TIBYAN FI’ ULUM AL – QURAN.








Mengenal ilmu , sejarah & kandungan Al- Quran

http://3.bp.blogspot.com/_iNdumiuZMgk/S1TjC6cJ_8I/AAAAAAAAACc/pdbiUALLfO0/s320/DSC01343.JPG


Mengenal ilmu , sejarah & kandungan Al- Quran


Pengarang – Ammar Fadhil
Cetakan – tahun - 2007
Syarikat – PTS Islamika


PTS Publications & Distributors Sdn , Bhd.


No 3 Jalan Industri Batu Caves 1 /6 ,
Taman Perindustrian Batu Caves ,
68100 Batu Caves ,Selangor .






Sejarah & kaedah Pendidikan Al –Quran .
http://4.bp.blogspot.com/_iNdumiuZMgk/S1Th5drYURI/AAAAAAAAACU/xb23v2O3HLA/s320/DSC01344.JPG


Sejarah & kaedah Pendidikan Al –Quran .


Pengarang : Mohd Yusof Ahmad
Cetakan : 1. 2000
2. 2002
3. 2004


Syarikat Penerbit : Penerbit Universiti Malaya .


Universiti Malayaو 50603 Kuala Lumpur .


Dicetak Oleh : Penerbit Universiti Malaya .
50603 Kuala Lumpur .







antara kitab-kitab arab yang menjadi rujukan

sebahagian rujukan daripada kitab-kitab arab:

علوم القران من خلال مقدمات التفاسر
محمد صفاء شيخ ابراهيم حفى
استاذ التفسير و علومالقران
بجامعة الامام محمد بن شعود الاسلامية
المجلد الاول
مؤسسة الرسالة
2.
المجلد الثاني
)
حقوق الطبع محفوظة( لطبعة , لاول 1425 - 2004 م

وطى المصيطة – شارع حبيب ابي شهلا
بناية المسكن و بيروت – لبنان
3.
مباحث في علوم القران
الدكتور محمود لطفي محمدجاد
الستاد المساعر
1417)
ْهه – 1996 م (

جامعة الاسلامية الحكومية بقدح
 
Home | Gallery | Tutorials | Freebies | About Us | Contact Us

Copyright © 2009 Anatomi Al-Quran |Designed by Templatemo |Converted to blogger by BloggerThemes.Net